Diposkan pada Tulisan bebas

#Belajar

Sebab orang yang (mungkin) biasa kita andalkan untuk membantu segala macam permasalahan, sewaktu-waktu bisa jadi ia akan pergi dari sisi kita. Entah itu kepergian sementara atau menghilang selamanya. Barangkali ‘cuma’ karena alasan ini, mengapa aku selalu belajar untuk melakukan segala sesuatunya sendiri, semampuku-atas Ridha-Nya. Kalaupun di tengah jalan hati mulai terluka dan raga mulai tak berdaya, yang benar-benar mengerti akan datang menghampiri dan membersamai.

Berharap pada manusia pasti akan kecewa, kata sang bijak. Dan aku setuju, sebab rasa kecewa karena ‘harapan’ pernah berhasil membuatku jatuh berkali-kali. Satu-satunya dimana kita bebas menitipkan harapan, hanyalah kepada-Nya. Allah subhanahu wata’ala…

Kamar, 18 Oktober 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s