Diposkan pada Tak Berkategori, Tulisan bebas

Ketika wanita mengenal cinta

Sungguh menjadi hal yang menggelisahan bagi wanita bila hati sudah merasakan cinta. Syukur jika kita menanam rasa cinta pada sosok lelaki yang yang Top Agamanya, akhlaknya, pergaulannya, kontribusinya, dll . Bahayanya jika kita para wanita, mencintai lelaki yang kebalikannya. kalau sudah cinta, yang buruk-buruknya pun terasa indah.

Lalu Apa yang harus dilakukan oleh seorang wanita jika sudah merasa ‘Klik’ atau merasa yakin bahwa dialah sosok imam yang ia cari selama ini.? dialah yang ia yakini bisa menjadi kepala keluarga yang baik untuknya dan calon anak-anaknya kelak? dialah yang ia yakini bisa membawanya ke Jannah kelak, apa yang harus ia lakukan?

Ada seorang wanita mulia yang sangat menjaga perasaan cintanya pada seorang lelaki yang ia yakini sangat istimewa dimatanya. Lelaki itu tidak kaya raya, ia lelaki sederhana namun berakhlak mulia dan pengetahuan agamanya luar biasa. Banyak lelaki yang melamar wanita itu, namun tak seorangpun yang mampu meluluhkan hatinya. Di sisi lain, sang lelaki ternyata menaruh perasaan yang sama terhadap wanita tersebut hanya saja ia pun melakukan hal yang sama, memendam cinta. Hanya Allah yang mengetahui perasaan mereka berdua. Pada akhirnya atas ijin Allah, mereka pun dipersatukan dalam ikatan suci untuk menyempurnakan separuh  Agama-Nya. Ya, sepenggal kisah yang sangat dipersingkat ini  adalah sebuah kisah cinta antara Fatimah dan Ali.

Jodoh memang nggak kemana itu benar! karena semuanya sudah tertera di Lauhful mahfudz bersama kematian dan rezeki. Ketika rasa cinta tak diutarakan, ternyata Allah menyatukan. ketika cinta pada lelaki tak mengalahkan cinta kita pada ILLAHI, InsyaaAllah akan dihadirkan yang terbaik untuk menemani. Tugas kita hanya memeperbaiki diri semata-mata hanya untuk ILLAAHI RABBI.

Di lain kisah, melalui seorang perantara, seorang wanita sholehah menawarkan diri kepada lelaki yang ia yakini untuk dijadikan suami. Wanita pengusaha yang kaya raya ini sebelum memutuskan untuk menAwarkan diri , ia gigih mencari informasi sejelas-jelasnya tentang lelaki tersebut melalui bantuan seseorang. setelah semakin mantap, terjadilah prosesi lamaran dan pernikahan. ya, ini kisah yang tak kalah singkatnya  tentang Khadijah dan Muhammad.

Terkadang jodoh itu perlu dikejar. jodoh memang ada di tangan Allah, tapi kita juga harus mencoba meraihnya. Jika Allah Ridha dengan pilihan kita, maka semuanya akan terasa indah dan mudah. jika Allah tak menjodohkan kita dengan pilihan kita, jangan buruk sangka atau kecewa, Allah hanya sedang mempersiapkan seseorang yang lebih baik untuk menjadi teman hidup kita di dunia dan di akherat kelak. Aamiin..

Iklan